LavAni Tak Tersentuh, Bhayangkara Presisi Dibuat Tak Berkutik, Tiket Final Four Proliga 2026 Digenggam

MALANG, Purworejosport.com, Keperkasaan Jakarta LavAni Livin Transmedia di Proliga 2026 masih belum terbendung. Pada laga pembuka seri kedua, LavAni tampil dominan dan sukses menumbangkan musuh bebuyutannya, Jakarta Bhayangkara Presisi, dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-17, 25-21).

Pertandingan yang digelar di GOR Ken Arok, Malang, Kamis (5/2/2026) sore WIB itu berlangsung seru dan menarik. Namun, solidnya permainan LavAni membuat Bhayangkara Presisi kesulitan mengembangkan permainan sejak awal laga.

Kemenangan ini sekaligus memastikan LavAni menggenggam tiket final four Proliga 2026. Dari enam laga yang telah dilakoni, tim besutan LavAni sukses menyapu bersih seluruh pertandingan dengan enam kemenangan beruntun.

Hasil tersebut membuat Boy Arnez dkk kukuh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 18 poin. Sebaliknya, misi Bhayangkara Presisi untuk mengamankan tiket final four harus tertunda.

Sebenarnya, Bhayangkara Presisi hanya membutuhkan kemenangan atau setidaknya merebut dua set dari LavAni untuk memastikan kelolosan. Namun realita di lapangan berkata lain, mereka justru tumbang tiga set langsung dengan skor cukup meyakinkan.

Jalannya Pertandingan
Set pertama berjalan ketat sejak awal. Kedua tim saling kejar angka hingga LavAni tampil lebih agresif dan mulai menjauh. Saat tertinggal 17-10, Bhayangkara Presisi melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Dio Sapto Nugroho menggantikan Agil Angga di posisi outside hitter.

Tim Lavani meluapkan kegembiraan saat menang telak hadapi Bhayangkara Presisi

Namun, perubahan tersebut belum mampu membendung dominasi LavAni yang akhirnya mengunci set pertama dengan kemenangan 25-19.

Pada set kedua, Bhayangkara Presisi sempat bangkit dan memimpin 8-5. Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama. Pertahanan rapat LavAni membuat mereka mampu menyamakan kedudukan dan berbalik unggul 12-10.

Rotasi kembali dilakukan Bhayangkara Presisi dengan memasukkan Nizar menggantikan Alfin Daniel di posisi setter. Sementara itu, LavAni juga melakukan pergantian dengan memasukkan Reyval Deho Fernanda menggantikan Dickinson Nathaniel di posisi opposite.

LavAni semakin tak terbendung dan menjauh hingga 20-13 sebelum akhirnya menutup set kedua dengan skor 25-17.

Memasuki set ketiga, Bhayangkara Presisi sempat mendominasi permainan setelah Taylor ditarik dan digantikan oleh Sigit Ardian. Namun tekanan justru semakin besar. Menyadari situasi tersebut, LavAni kembali memasukkan Taylor ke lapangan.

Keputusan itu terbukti tepat. LavAni kembali menguasai jalannya pertandingan dan menutup set ketiga dengan kemenangan 25-21 sekaligus memastikan kemenangan 3-0. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *