Peringati HPN, Wartawan Purworejo Sambangi Heroes Park Lakukan Aksi Peduli Alam

PURWOREJO, Purworejosport.com, Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 diperingati secara sederhana oleh para wartawan dari berbagai media di Kabupaten Purworejo dengan menggelar tasyakuran di kawasan Heroes Park Purworejo, Senin (9/2). Selain simbolis pemotongan tumpeng dan doa bersama, tasyakuran HPN sekaligus HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo juga dirangkai dengan aksi penanaman pohon sebagai wujud keberpihakan terhadap pelestarian alam serta ketahanan pangan.

Kegiatan didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Kominfostasandi, serta mahasiswa yang tergabung dalam UKM Jurnalistik Prodi Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Pada kesempatan itu, aksi kepedulian lingkungan ditandai dengan penanaman pohon dan tanaman obat Cabe Jawa. Para wartawan bersama mahasiswa juga diajak berdiskusi serta mengelilingi kawasan Heroes Park yang sedang dikembangkan menjadi Kebun Raya oleh DLHP.

Ketua PWI Purworejo, Aris Himawan menyebutlan, peringatan HPN Tahun 2026 sengaja dikemas sederhana, namun sarat makna. Penanaman pohon diharapkan mampu menguatkan komitmen insan media dan pihak-pihak terkait untuk turut mendukung upaya pelestarian alam serta ketahanan pangan masyarakat.

“Kami juga mengajak mahasiswa UKM Jurnalistik dan mahasiswa dari Fakultas Pertanian UMPwr agar nantinya bisa melakukan perawatan tanaman tersebut dan diharapkan semakin memperindah kawasan Heroes Park,” sebutnya.

Kepala DLHP Purworejo, Wiyoto Harjono, menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Heroes Park sebagai lokasi kegiatan. Kawasan tersebut merupakan salah satu aset yang dikelola DLHP Kabupaten Purworejo dengan luas kurang lebih 10,46 hektare, berlokasi di Kelurahan Kedungsari Kecamatan Purworejo.

Menurutnya, pada tahun 2024 DLHP telah menyiapkan masterplan pengembangan Kebun Raya Heroes Park. Penyusunan konsep pengembangan kawasan ini dilakukan dengan pendampingan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Visi kebun raya ini adalah menjadi kebun raya berkelas dunia dengan tema etno botani, yang berbasis pada keunikan etnis dan kekayaan hayati Purworejo, khususnya dari wilayah Perbukitan Menoreh dan Bumi Bagelen,” jelasnya.

Diungkapkan, untuk tahap awal, pada tahun 2025–2026 DLHP akan fokus pada pengumpulan dan kurasi koleksi tanaman. Sementara pembangunan fisik direncanakan pada 2027–2028.

Kadin Kominfostasandi menyerahkan potongan tumpeng kepada salah satu perwakilan wartawan

Saat ini, telah teridentifikasi sekitar 70 jenis tanaman eksisting, termasuk nyamplung. Pada zona tanaman obat, telah ditanam jahe, kencur, empon-empon, serta Cabai Jawa.
“Tidak semua tanaman bisa menjadi koleksi kebun raya. Ada proses kurasi dan kajian ilmiah yang kami lakukan bersama tim taksonomi dan pendamping dari badan riset,” ungkapnya.


Lebih lanjut Wiyoto memaparkan pembagian zona dalam pengembangan kawasan Heroes Park. Selain zona yang sudah berjalan seperti zona taman dan camping ground, ke depan akan dikembangkan berbagai zona tematik, antara lain zona tanaman obat, tanaman pangan, tanaman toponim (nama-nama tempat yang berasal dari nama tanaman), zona anggrek, pisang-pisangan, bambu- bambuan, hingga zona hutan. “Pembagian zona ini tidak hanya untuk keindahan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat,” paparnya.


Sementara itu, apresiasi disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfostasandi Purworejo, Ganis Pramudito atas inisiatif yang digagas oleh PWI dan para wartawan di Purworejo. Pihaknya berharap pers tetap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi yang positif dan berkelanjutan.

“Kita berterima kasih atas sinergi yang telah dibangun. Apalagi hari ini tidak sekadar seremonial, tapi ada aksi nyata yang diwujudkan dalam upaya pelestarian lingkungan,” tandasnya. (Yud)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *