Pertandingkan 25 Cabor, Popda Purworejo 2026 Mulai 14 April

PURWOREJO, Purworejosport.com, Sebanyak 25 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan pada Popda Tahun 2026 ini. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo menetapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar (Popda) tahun 2026 akan dimulai tanggal 14 April hingga 24 Mei. 25 cabor tersebut akan dipertandingkan di tingkat SD/MIN, SMP/M.Ts, serta SMA/SMK/MA.

“Surat edaran sudah kami sampaikan  bulan Januari lalu, dan untuk pendaftaran sudah dimulai tanggal 26 Januari. Rentang waktunya agak panjang untuk persiapan teman-teman yang ada di SD, SMP, dan SMA, termasuk official cabor yang akan melaksanakannya,” jelas Kadin Porapar Bangun Erlangga Ibrahim melalui Kabid Olahraga, Widodo saat ditemui Senin (23/2/2026).

Ia menambahkan, seperti tahun lalu, para juara 1, 2, dan 3 pada masing-masing cabor akan diberi apresiasi dari dinas.  Sedangkan untuk juara 1 tiap-tiap cabor tidak akan secara otomatis mewakili Purworejo di jenjang Kedu maupun provinsi. “Akan dilakukan seleksi lagi di masing-masing cabor,” jelasnya.

Lebih lanjut Widodo mengungkapkan, ada empat cabor yang harus melalui seleksi di tingkat Kedu yang akan digelar di Wonosobo. Yakni bola voli, basket, sepak bola, dan sepak takraw. “Selain empat cabor tersebut, lainnya langsung ke jenjang provinsi,” imbuhnya.


Terkait peserta Popda, Widodo menjelaskan ada batasan usia atau tahun kelahiran untuk masing-masing jenjang.  Untuk peserta dari jenjang SD atau MI  maksimal kelahiran tahun 2013 atau kelas 5. Kemudian untuk SMP maksimal kelahiran tahun 2010. Sedangkan untuk SMA maksimal kelahiran tahun 2008.

Adapun seleksi di tingkat kecamatan untuk jenjang SD, menurut Widodo, menjadi kewenangan masing-masing panpel kecamatan. Ada yang mengadakan Popda kecamatan karena jumlah SD-nya sangat banyak. Namun ada juga yang tidak melakukannya.

Kabid Olahraga Dinporapar, Widodo

Widodo juga mengungkapkan, ada satu tambahan cabor yang baru diikutsertakan dalam Popda tahun 2026 ini, yakni gateball. Cabor ini akan dipertandingkan di level SMP dan SMA.

Adapun venue untuk memenuhi penyelenggaraan 25 cabor tersebut, menggunakan fasilitas yang sudah ada sebelumnya. Seperti GOR dan Stadion Sarwo Edhi Wibowo, GSH, kolam renang Arta Tirta, indoor pendopo, dan beberapa venue lain.

Pihaknya mengakui masih minimnya venue beberapa cabor, seperti petanque.  Namun dirinya memastikan akan memfasilitasi peserta berdasarkan referensi dan evaluasi venue dari panpel. “Saat ini kami baru sebatas menganggarkan untuk maintenance fasilitas cabor, belum bisa menambah untuk membangun venue baru,” ucapnya.

Meski demikian pihak Dinporapar bersyukur, di tengah keterbatasan anggaran masih bisa melakukan kegiatan Popda dengan layak. Termasuk rencana pemberian akomodasi dan fasilitas bagi atlet yang relatif lebih baik dibanding dengan kabupaten lain.

Adapun terkait target perolehan medali di tingkat Kedu maupun provinsi, pihaknya menyatakan belum bisa menyampaikan. Hal itu karena masih akan dilihat dari hasil perolehan setelah Popda kabupaten berjalan.

Pihaknya berharap, pelaksanaan Popda dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan juknis. “Popda ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pemda di bidang
pembangunan terutama untuk kesehatan jasmani rohani para pelajar di Purworejo. Selain juga sebagai ajang unjuk prestasi di cabang olahraga untuk dapat membawa nama harum sekolah dan Kabupaten Purworejo di level yang lebih tinggi,” tandas Widodo. (Yud)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *