PURWOREJO, Purworejosport.com Atlet Porprov Purworejo cabang olah raga (cabor) dayung, Ibra Firman Hidayat (17) melakukan uji tanding perdana bersama pedayung DIY. Uji tanding digelar Sabtu (20/6/2026) di Sungai Serang yang berada di Desa Plumbon, Kecamatan Temon Kulon Progo. Lokasi ini menjadi tempat latihan Ibra untuk menghadapi Porprov mendatang.
Dalam uji tanding kali ini, Ibra berkompetisi dengan dua atlet dayung DIY yakni Rohid dan Satrio. Keduanya pernah berlaga di event daerah dan nasional di nomor K1 putra 1.000 meter.
Didampingi dua pelatih Rahmat Nurkholis dan Suwardi, momen uji tanding ini juga disaksikan oleh Ketua Pengkab Persatuan Olah Raga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Purworejo, Indartiningsih (Iin). Pengurus KONI Widiarso Yuliastono (Yuli) beserta staf pun turut memantau jalannya uji tanding.
Kepada media, pelatih Rahmat Nurkholis (Kholis) menyampaikan, uji tanding pertama ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil yang diperoleh setelah atlet menjalani sesi latihan tiga kali sehari selama dua bulan. Selain itu juga untuk uji coba atlet menggunakan dayung yang baru dibeli menggunakan dana dari KONI.
“Selama ini Ibra telah menjalani latihan fisik atau daya tahan dengan mendayung 10 km, termasuk juga mendayung selama tiga jam tanpa henti. Selain juga latihan fisik berupa pull up, lari dan gym,” ujar Kholis yang merupakan mantan atlet nasional DIY serta pelatih dayung berlisensi internasional.
Tak hanya itu, menurut Kholis, latihan pun dilakukan seminggu enam kali dengan intensitas tiga kali sehari. Pagi hari menu wajib berupa pull up sebanyak 60 kali kemudian diteruskan dengan lari. Berikutnya selama satu jam berlatih dayung. Sore hari latihan kembali dilakukan.

Saat ini, lanjut Kholis, Ibra berada pada tahapan persiapan khusus. Selain latihan fisik, Ibra juga mempelajari strategi pertandingan. Termasuk jarak tanding dan sprint dengan menggunakan interval.
Menurut Kholis, Ibra yang akan mengikuti Popda Provinsi bulan September ini mengalami progres yang cukup bagus. Ibra akan mengikuti Popda Provinsi di dua kategori sekaligus yakni K1 500 meter dan 1.000 meter.
Dirjnya menegaskan, waktu yang tersisa kurang dari empat bulan lagi akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kekuatan menggunakan dayung baru yang ukurannya lebih panjang dan berat dibanding yang sebelumnya. “Fokusnya itu, selain juga meningkatkan endurance atlet,” jelasnya.
Ia mengakui, bila ingin membidik medali di ajang Porprov kali ini, Ibra akan mendapatkan pesaing yang berat. Hal itu karena beberapa pedayung dari daerah lain merupakan atlet senior yang telah beberapa kali mengikuti event tersebut. Juga ada atlet PON yang turut terjun dalam Porprov dayung kali ini.
Meski demikian, dengan catatan waktu yang dimiliki saat ini, ia optimistis Ibra dapat mempersembahkan medali untuk Purworejo dari cabang dayung.
Untuk efektivitas latihan, Ibra yang berdomisili di Desa Bubutan Purwodadi inipun berada di basecamp yang merupakan rumah Kholis. Yakni di Keboan RT 2 RW Wates, Kulon Progo Karangwuni. Siswa SMKN 4 Jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) ini mengaku senang dan bangga bisa ikut Porprov.

Ia menyebutkan bahwa event Porprov ini merupakan yang pertama dan terakhir baginya. Hal itu karena setelah lulus SMK ia telah bercita-cita ingin langsung bekerja.
Meski demikian, Ibra memiliki target pada Popda Provinsi mendatang dapat meraih emas. Tahun lalu di event yang sama ia meraih perak dalam kondisi pemulihan pasca sakit DB.
“Kalau untuk Porprov, target saya juara,” ujar Ibra yang mengaku senang dengan porsi latihan yang dijalaninya. Menghadapi rival terberatnya nanti, Ibra mengaku siap.
Di satu sisi, Iin selaju Ketua Pengkab PODSI menyebutkan, masih banyak yang harus diperbaiki dari cabor dayung. Termasuk sarpras dan suplemen atlet.
Terlepas dari hal tersebut, Iin mengakui adanya peningkatan yang dilakukan Ibra. “Semoga sesuai target, Ibra dapat terus memperbaiki catatan waktu,” ucap Iin.
Terkait target medali, Iin enggan menyebut emas, perak, ataupun perunggu. Meski baru saja berhasil membeli dayung, namun ia berharap nantinya PODSI Purworejo bisa punya perahu sendiri yang selama ini masih sewa.
Setelah mendapatkan penjelasan tentang catatan waktu yang diperoleh Ibra, Pengurus KONI Widiarso Yuliastono (Yuli) yang ikut memantau jalannya uji tanding menyatakan rasa puas. Menurutnya, ada peningkatan perfoma dari atlet yang telah melakukan Pelatihan Jangka Panjang (PJP).
“Masih ada waktu empat bulan sampai Porprov Jateng 2026. Semoga atlet dan pelatih terus konsisten pada hasil hari ini dan besok di Porprov 2026 dengan hasil terbaik,” ujar Yuli. Pihaknya pun sangat berharap kali ini cabor dayung bisa menyumbangkan medali. “Target kami adalah emas,” tandasnya. (Yud)
![]()
