Sempat Bikin Korea Selatan Panik, Timnas Voli Putri Indonesia Akhirnya Tumbang 1-3 di Leg Pertama

KORSEL, Purworejosport.com, Timnas Voli Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan pada leg pertama International Women Volleyball Friendly Match 2026. Bertanding di Jecheon Gymnasium, Jecheon, Garuda Pertiwi kalah dengan skor 1-3 (25-23, 20-25, 13-25, 15-25), setelah sempat mencuri kemenangan pada set pembuka.

Meski gagal meraih kemenangan, penampilan anak asuh Marcos Sugiyama pada set pertama menunjukkan daya juang yang patut diapresiasi. Indonesia bahkan mampu membalikkan keadaan dan membuat tuan rumah berada di bawah tekanan sebelum akhirnya merebut set pertama dengan skor 25-23.

Marcos Sugiyama menurunkan komposisi terbaiknya pada pertandingan ini. Tisya Putri Amallya dipercaya sebagai kapten sekaligus setter, didukung Arsela Nuari Purnama sebagai opposite hitter. Posisi outside hitter diisi Mediol Yoku dan Ersandrina Devega, sementara Maradanti Namira serta Chelsa Berliana mengawal lini tengah sebagai middle blocker. Indah Guretno tampil sebagai libero.

Pada awal pertandingan, Korea Selatan sempat unggul 2-0. Namun, Indonesia mampu bangkit dan berbalik memimpin 9-7 berkat serangan Ersandrina Devega dan Arsela Nuari. Tuan rumah kemudian mencetak tujuh poin beruntun untuk mengubah skor menjadi 14-9.

Tak menyerah, Indonesia kembali menemukan ritme permainan dan membalikkan keadaan menjadi 19-17. Memasuki poin-poin krusial, skor sempat imbang 23-23. Garuda Pertiwi akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan 25-23 melalui spike Ersandrina Devega dan blok apik Chelsa Berliana.

Memasuki set kedua, Korea Selatan tampil lebih agresif. Kombinasi permainan Kim Da-In dan Na Hyun-Soo membuat tuan rumah langsung menguasai jalannya pertandingan. Korea Selatan sempat unggul jauh 20-11.

Indonesia berusaha bangkit dan memangkas ketertinggalan menjadi 20-16. Namun, konsistensi permainan Korea Selatan membuat mereka mengamankan set kedua dengan skor 25-20 sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Dominasi Korea Selatan semakin terlihat pada set ketiga. Pertahanan blok dan receive yang solid membuat serangan Indonesia sulit berkembang. Marcos Sugiyama sempat melakukan rotasi pemain untuk mengubah situasi, tetapi Korea Selatan tetap tampil dominan dan menutup set dengan kemenangan telak 25-13.

Pada set keempat, Korea Selatan mempertahankan intensitas permainan mereka. Blok rapat dan pertahanan disiplin kembali menyulitkan Indonesia dalam membangun serangan. Rotasi pemain yang dilakukan Garuda Pertiwi belum mampu mengubah keadaan hingga akhirnya Korea Selatan memastikan kemenangan dengan skor 25-15.

Hasil ini membuat Timnas Voli Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan pada laga pembuka uji coba internasional. Meski demikian, kemenangan di set pertama menjadi modal positif yang menunjukkan Indonesia mampu memberikan perlawanan kepada salah satu kekuatan voli Asia.

Timnas Voli Putri Indonesia masih memiliki kesempatan untuk membalas kekalahan tersebut. Garuda Pertiwi dijadwalkan kembali menghadapi Korea Selatan dalam dua laga uji coba berikutnya pada 25 dan 26 Juli 2026. Pertandingan dapat disaksikan melalui Moji TV dan platform streaming Vidio. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *