Atlet Purworejo Dapat Stimulus 6 Bulan, Ketua KONI Janjikan Insentif 4 Tahun bagi Peraih Medali Porprov

PURWOREJO, Purworejosport.com–Seluruh atlet Kabupaten Purworejo yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 diminta memiliki kesadaran kolektif untuk memberikan kemampuan terbaik dan menjaga nama baik daerah.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, selaku Ketua Kontingen Kabupaten Purworejo saat memberikan pembekalan dan motivasi kepada para atlet serta ofisial di Pendopo Kabupaten Purworejo, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar setelah para atlet menjalani tes fisik tahap akhir sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov Jawa Tengah 2026.

Dijelaskan setiap atlet, apa pun cabang olahraga yang diikuti, memiliki tanggung jawab yang sama untuk membawa nama baik Kabupaten Purworejo. “Saya hanya menuntut satu hal, kesadaran kolektif, yakni berangkat membawa nama baik Purworejo. Tidak peduli cabor apa pun, harus punya kesadaran kolektif untuk membawa nama baik Kabupaten Purworejo. Berikan yang terbaik untuk Kabupaten Purworejo,” ujarnya.

Selain memberikan motivasi, Dion mengungkapkan adanya dukungan berupa uang transport bagi atlet selama enam bulan. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para atlet di tengah kondisi fiskal Kabupaten Purworejo yang mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

“Walaupun secara fiskal, Purworejo mengalami penurunan jauh dari waktu sebelumnya, tetapi Alhamdulillah berkat dorongan anggota DPRD, ada dukungan stimulus buat para atlet,” kata Dion.

Ia menyebut kesempatan memimpin kontingen Purworejo sebagai sebuah kehormatan. Dirinya juga meminta para atlet tidak minder ketika harus berhadapan dengan daerah yang memiliki nama besar maupun diperkuat atlet nasional.

Menurutnya, para atlet harus fokus mengeluarkan kemampuan terbaik saat bertanding sehingga tidak menyisakan penyesalan setelah seluruh pertandingan berakhir.
“Keluarkan kemampuan terbaik saat bertanding sehingga tidak ada penyesalan setelah Porprov. Saya optimistis ada peningkatan prestasi dari waktu sebelumnya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Muhamad Abdullah, memberikan kabar baik mengenai penghargaan bagi atlet yang berhasil meraih medali pada Porprov Jawa Tengah 2026.

Ia berjanji atlet peraih medali emas, perak, maupun perunggu akan mendapatkan insentif bulanan selama empat tahun, yang rencananya mulai diberikan pada 2027.

“Mulai tahun 2027, siapapun atlet dari cabang olahraga apa pun yang memperoleh medali emas, perak, maupun perunggu akan kita berikan insentif bulanan selama empat tahun,” ujar Muhamad Abdullah saat menyampaikan sambutan.

Ia menjelaskan, besaran insentif akan dibedakan berdasarkan jenis medali yang diraih. Adapun nominalnya masih akan dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo sebagai pihak yang menyediakan anggaran melalui APBD.

Abdullah pun mengingatkan para atlet agar tidak berpindah dari Kabupaten Purworejo menjelang pelaksanaan Porprov. “Mulai saat ini hingga menjelang pelaksanaan Porprov jangan ada yang pindah dari Kabupaten Purworejo. Hal itu karena proses administrasi telah selesai,” tegasnya.

Ia mengakui Purworejo masih memiliki keterbatasan fasilitas jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain. Namun, ia menilai keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi atlet untuk kehilangan semangat.

“Kita boleh kalah fasilitas, tetapi tidak boleh kalah semangat, karena Purworejo adalah harga diri kita. Kita boleh tertinggal, tetapi mental juara tidak boleh kita tinggalkan,” tegasnya.

Selain persoalan mental bertanding, Muhamad meminta para atlet menjaga kondisi fisik dan pola istirahat selama masa persiapan. Para atlet juga diminta mengurangi penggunaan telepon seluler menjelang tidur maupun sebelum pertandingan. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *