Kejuaraan Esport Kapolres Purworejo Cup 2026 Sukses Digelar, 170 Tim Berebut Takhta, Ini Daftar Jawaranya

PURWOREJO, Purworejosport.com Kejuaraan Esport yang digelar di Mapolres memperebutkan Piala Kapolrws Cup 2026 sukses digelar. Diikuti 850 peserta yang terbagi menjadi 170 tim, babak semi final dan grand final laga perang digital itu dihelat pada Senin (2/3/2026).


Kompetisi game Mobile Legends ini diadakan kerjasama dengan Esport Indonesia (ESI) Kabupaten Purworejo. Dari ratusan tim, persaingan sengit mengerucut hingga babak delapan besar yang diisi 40 peserta terbaik.

Tim-tim tangguh seperti Last Chill, Pria Solo, North 7R, Dumplings Esport, La Fafifu, dan Keluarga Kelpan harus mengakui ketangguhan dua raksasa lokal yang melaju ke partai puncak yakni Petualang Reborn dan Evos ROR.

Dalam pertandingan sarat strategi dan adu mekanik tingkat tinggi, Petualang Reborn yang diperkuat Raul (20), Yoga (19), Yusuf (18), Zidan (22), dan Alca (22) tampil dominan. Mereka sukses mengamankan gelar juara pertama setelah menumbangkan Evos ROR di laga final yang menegangkan. Posisi ketiga diraih Pria Solo.

Sebagai juara pertama, Petualang Reborn membawa pulang hadiah Rp4 juta dan15 ribu diamond (3 ribu per pemain), trofi, dan sertifikat. Juara kedua Evos ROR meraih Rp3 juta dan 10 ribu diamond (2 ribu per pemain). Adapun Pria Solo sebagai juara ketiga memperoleh Rp2 juta dan 5 ribu diamond (1.000 per pemain). Peringkat IV hingga VIII juga mendapatkan 12.500 diamond (500 per pemain).

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, dalam upacara penutupan menyampaikan apresiasi atas sportivitas para peserta. Menurutnya, turnamen ini menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki wadah positif untuk menyalurkan energi dan bakat.

“Inilah bukti bahwa generasi muda kita memiliki energi positif. Mereka tidak menyalurkannya untuk hal negatif seperti tawuran, perang sarung, balap liar, apalagi petasan. Mereka berprestasi di sini,” tegasnya di hadapan para atlet dan pendukung.

babak grand final berlangsung seru

Ia juga mengungkapkan, apabila ada event lanjutan di tingkat provinsi, juara I, II, dan III akan menjadi delegasi Polres atau Kabupaten Purworejo untuk berlaga di ajang yang lebih tinggi.

Di sisi lain, ketua panitia penyelenggara,
Reshananda Fadhel, menjelaskan bahwa kejuaraan ini juga menjadi bagian dari kampanye kegiatan positif bagi remaja selama bulan Ramadan. Bersama Kapolres dan para peserta, panitia bahkan menggelar deklarasi bersama untuk menolak aktivitas negatif seperti perang sarung dan balap liar.

“Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajakan kepada remaja agar memilih kegiatan yang lebih bermanfaat,” ujarnya.

Ketua ESI Purworejo, Roni Sumhastomo, didampingi Dewan Pembina Nanang Agus Gutomo, turut mengapresiasi langkah progresif Polres Purworejo dalam mendukung perkembangan ekosistem esports di daerah.

Menurutnya, esports kini telah diakui sebagai cabang olahraga resmi di bawah naungan KONI, sehingga membuka peluang jenjang karier profesional bagi generasi muda. “Sekarang sudah ada pengakuan resmi. Banyak profesional di bidang ini yang bisa menjadi inspirasi. Jika serius, peluang karier terbuka lebar,” tambahnya.

Sementara itu, Raul selaku kapten Petualang Reborn mengaku bangga atas pencapaian timnya. Ia berharap event serupa dapat digelar lebih sering demi mendorong kemajuan esport di Purworejo.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres. Semoga esport di Purworejo semakin berkembang dan event seperti ini semakin sering diadakan,” pungkasnya. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *