Pesilat Cilik Purworejo Raih Medali Emas ke-98 di Kejurnas Pencak Silat Jember Championship

PURWOREJO, Purworejosport.com, Pesilat cilik asal Desa Jati Kecamatan Bener, Faiz Saifulloh, kembali menunjukkan kebolehannya. Ia berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Jember Championship. Kejurnas digelar dua hari, Sabtu – Minggu (24-15/2/2026) di GOR PKPSO Jember.

Namun sayang, tidak seperti biasanya, kali ini Faiz hanya memperoleh satu medali emas. Yakni untuk kategori Tanding Usia Dini. “Satu kategori yaitu Seni Solo Kreatif gagal Faiz ikuti karena didiskualifikasi akibat terlambat sampai lokasi, jalannya macet,” ungkap pelatih sekaligus ayah Faiz, H. Muslimin, Senin (16/2/2026).

Meski begitu, menurut H. Muslim, Faiz tidak kecewa. “Faiz justru bangkit dan bermain maksimal, termasuk saat di acara pembukaan,” ucapnya.

Ia menuturkan, kejurnas di Jember ini  diikuti 869 peserta dari seluruh Indonesia.
Berasal dari berbagai kategori, mulai usia dini hingga dewasa.

Seperti pada pertandingan sebelumnya, kali ini pun Faiz bermain maksimal, dari awal hingga babak final. “Apalagi pada babak semi final diselesaikan lebih awal dihentikan karena lawan tidak seimbang,” ungkap H. Muslim.

Faiz berusaha menumbangkan lawan saat babak final

Dijelaskan, pada babak semi final, Faiz memperoleh poin 22 sedangkan lawan 1. Sedangkan pada babak final Faiz mengumpulkan poin 27, sementara lawannya 3. Akhirnya, baik pada babak semi final maupun final pertandingan dihentikan karena lawan tertinggal hingga 20 poin, atau dikenal dengan istilah WMP (Wasit Menghentikan Pertandingan).

Selain itu, pada acara pembukaan, Faiz tampil memukau saat menampilkan demo tunggal menggunakan empat senjata  sekaligus. Berupa clurit, karambit, golok, dan doble stick. “Bupati Jember malah sempat meminta rekaman video Faiz dan memberinya uang saku,” kata H. Muslim.

Usai berlaga, Faiz dan ayahnya tak lupa melakukan wisata religi di Jember. Yakni dengan bersilaturahmi ke Ponpes Al Falah dan juga ziarah ke makam guru H. Muslim yakni KH Sobiri.

Selanjutnya, setelah libur puasa Ramadan, Faiz akan kembali tancap gas pada bulan April mendatang.  Yakni untuk mengikuti Kejurnas di Lampung  sekaligus menggenapkan jumlah medali yakni 99 dan 100 dari dua nomor yang akan diikutinya.

“Jadi meskipun gagal dapat medali emas yang ke-99, tapi Faiz tidak kecewa karena Insya Allah akan menggenapinya menjadi 100 medali dalam Kejurnas di Lampung bulan April nanti,” tegasnya.

Selama bulan Ramadan ini Faiz akan fokus menjalankan ibadah puasa. Termasuk meningkatkan amalan selama puasa Ramadan, seperti membaca Al Quran. (Yud)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *