PURWOREJO, Purworejosport.com, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat Kabupaten Purworejo. Kegiatan yang berlangsung pada 25–30 Mei 2026 itu diikuti sebanyak 90 atlet pelajar jenjang SD dan SMP/MTs se-Kabupaten Purworejo.
Pembukaan O2SN dilaksanakan pada Senin (25/5/2026) dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhi Agung Prihatno. Hadir pula Ketua KONI Purworejo Muhammad Abdullah, para atlet, ofisial, serta perwakilan dari enam cabang olahraga yang dipertandingkan.
Dalam sambutannya, Yudhi Agung Prihatno menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar ajang perlombaan olahraga, melainkan sarana strategis untuk membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan berkarakter.
“Melalui olahraga, kita belajar tentang disiplin, kerja keras, semangat pantang menyerah, dan menjunjung tinggi sportivitas. Nilai-nilai inilah yang menjadi bekal penting dalam membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet pelajar agar menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, namun tetap mengedepankan sportivitas selama bertanding.
“Kemenangan sejati bukan hanya soal medali atau menjadi juara, tetapi bagaimana proses, sikap, dan karakter yang dibangun selama pertandingan berlangsung,” tambahnya.

Selain itu, Yudhi meminta para wasit untuk memimpin pertandingan secara objektif, adil, dan bertanggung jawab tanpa pandang bulu. Ia juga mengajak para guru pendamping untuk terus memberikan motivasi kepada peserta didik dengan menanamkan disiplin dan semangat juang tinggi.
Pemerintah Kabupaten Purworejo, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik, termasuk olahraga.
“Melalui O2SN ini diharapkan lahir atlet-atlet muda potensial dari Kabupaten Purworejo yang mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Purworejo Muhammad Abdullah mengapresiasi penyelenggaraan O2SN sebagai langkah penting dalam menjaring bibit atlet berbakat sejak usia pelajar.
“Ajang seperti ini sangat positif. Semakin banyak kompetisi olahraga di kalangan pelajar, maka semakin banyak pula atlet potensial yang akan muncul dan membawa nama baik Purworejo di jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Ketua Panitia O2SN 2026, Dwi Yuwono, yang juga menjabat Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum, Bahasa, dan Sastra Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo, menjelaskan bahwa tahun ini terdapat enam cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni atletik, bulutangkis, pencak silat, renang, panjat tebing, dan senam.
“Untuk jenjang SD tidak mengikuti cabang olahraga panjat tebing, sedangkan jenjang SMP tidak mengikuti cabang olahraga senam,” jelasnya.
Ia berharap pelaksanaan O2SN mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga, baik di tingkat provinsi maupun nasional. (Kun)
![]()
