Jelang Porprov 2026, Atlet Bola Tangan Purworejo Siap Uji Kekuatan ke Jawa Timur

PURWOREJO, Purworejosport.com, Persiapan tim bola tangan Kabupaten Purworejo menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Program latihan terpadu yang digagas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo bersama Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kabupaten Purworejo sejak Februari 2026 mulai membuahkan hasil.

Pelatih tim bola tangan Porprov sektor putra, Arbi Setiawan, mengungkapkan bahwa para atlet mengalami peningkatan yang cukup signifikan, baik dari segi kondisi fisik maupun kemampuan teknik bermain. Hal tersebut disampaikan Arbi di sela-sela latihan simulasi pertandingan yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Sarwo Edhie Wibowo, Minggu (7/6/2026) sore.

Menurutnya, dalam rangka mempersiapkan kontingen Purworejo menghadapi Porprov 2026, KONI telah menyusun program latihan terpadu untuk 26 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, termasuk bola tangan.

“Pada tahap awal, mulai Februari hingga April, kami fokus pada pembenahan kondisi fisik atlet karena saat itu kemampuan fisik mereka masih perlu ditingkatkan. Memasuki Mei hingga Juni, kami mulai mengadakan try out dan uji tanding ke luar daerah,” ujar Arbi.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama dalam pemantauan kondisi fisik atlet. Hal itu disebabkan tidak semua atlet berada di Purworejo karena sebagian sudah bekerja dan ada yang berdomisili di luar kota.

“Terus terang, kami cukup kesulitan memantau mereka secara langsung. Namun atlet yang berada di luar daerah tetap menjalankan program latihan mandiri sesuai arahan pelatih,” katanya.

Pelatih sedang memberikan pengarahan kepada para atlet

Arbi menjelaskan, terdapat empat program latihan utama yang diterapkan kepada para atlet. Saat ini capaian peningkatan fisik atlet diperkirakan telah mencapai sekitar 80 persen. Meski masih terdapat beberapa kelemahan, pihaknya optimistis kondisi tersebut dapat terus ditingkatkan hingga menjelang keberangkatan ke arena pertandingan pada September mendatang.

“Porsi latihan empat kali dalam sepekan mampu dijalani para atlet dengan semangat yang tinggi. Kami memberikan perhatian lebih pada aspek fisik karena lapangan yang akan digunakan pada Porprov nanti berstandar nasional dengan ukuran 20 x 40 meter,” jelasnya.

Menurut Arbi, keterbatasan sarana latihan masih menjadi tantangan tersendiri. Hingga saat ini, Purworejo belum memiliki lapangan indoor berukuran standar nasional. Bahkan GOR Sarwo Edhie Wibowo belum memenuhi ukuran tersebut.

“Satu-satunya lapangan yang mendekati standar berada di Desa Dukuhrejo, tetapi masih berupa lapangan outdoor,” tambahnya.

Sebagai bagian dari pematangan tim, ABTI Purworejo juga telah menyusun agenda uji tanding ke luar daerah. Pada 20 Juni  mendatang, tim bola tangan putra dan putri Purworejo dijadwalkan berangkat ke Bojonegoro, Jawa Timur untuk melaksanakan latihan bersama sekaligus sparing partner.

“Kami mendapat undangan dari tim juara Porprov Jawa Timur cabang olahraga bola tangan. Alhamdulillah, kami diberi kesempatan untuk berlatih dan menimba pengalaman bersama mereka. Ini menjadi momentum penting untuk mengukur kesiapan tim sebelum tampil di Porprov,” pungkas Arbi.

Dengan peningkatan performa yang terus ditunjukkan para atlet serta dukungan program latihan yang terstruktur, tim bola tangan Purworejo optimistis mampu tampil kompetitif dan meraih hasil terbaik pada Porprov Jawa Tengah 2026. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *