Purworejo Bikin Kejutan di Popda Kedu 2026, Sepak Takraw Sabet Dua Emas, Voli Putri Tak Terbendung

WONOSOBO, Purworejosport.com, Kontingen Kabupaten Purworejo sukses mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Popda Kedu 2026 (Pra Popda Zona IV Jawa Tengah) yang berlangsung di Kabupaten Wonosobo pada 9–11 Juni 2026. Dari empat cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, Purworejo berhasil membawa pulang tiga medali emas dan satu medali perak.

Empat cabor yang harus menjalani kualifikasi melalui Popda Kedu tersebut yakni sepak bola, sepak takraw, bola voli, dan bola basket. Dari keempat cabor itu, prestasi paling mengejutkan datang dari cabang sepak takraw yang berhasil menyumbangkan dua medali emas melalui nomor double event dan beregu.

Satu medali emas lainnya dipersembahkan oleh tim bola voli putri yang tampil impresif sepanjang turnamen. Sementara itu, tim bola voli putra yang sebelumnya ditargetkan meraih gelar juara harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah dari Kabupaten Kebumen pada partai final.

Adapun dua cabor lainnya, yakni sepak bola dan bola basket, belum berhasil menyumbangkan medali karena masih kalah bersaing dengan daerah lain.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, melalui Kepala Bidang Olahraga, Widodo, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang berjalan baik di masing-masing cabang olahraga.

“Dua medali emas dari sepak takraw, satu emas dari bola voli putri, serta satu perak dari bola voli putra merupakan hasil yang patut disyukuri. Prestasi ini tidak lepas dari sistem pembinaan yang dilakukan para pengurus cabang olahraga. Ketika pembinaan dilakukan dengan baik, hasilnya akan mengikuti,” kata Widodo saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan sepak takraw menjadi sorotan tersendiri. Pasalnya, sebelum kejuaraan berlangsung, cabang olahraga tersebut hanya diprediksi mampu meraih medali perunggu.

Tim takraw putra Purworejo juara 1 Pra Popda Kedu

“Sepak takraw justru mampu melampaui target. Awalnya diperkirakan hanya meraih dua perunggu, tetapi berhasil membawa pulang dua medali emas melalui nomor double event dan beregu. Ini tentu menjadi prestasi yang sangat membanggakan dan diharapkan bisa menjadi motivasi bagi cabang olahraga lainnya,” ujarnya.

Widodo menambahkan, tim yang berhasil meraih peringkat pertama dan kedua pada Popda Kedu secara otomatis berhak mewakili Karesidenan Kedu pada ajang Popda Provinsi Jawa Tengah yang akan digelar pada September mendatang.

Sementara itu, salah satu ofisial sepak takraw Purworejo, Yoyok Sudaryo, mengatakan keberhasilan timnya bukanlah hasil yang diperoleh secara instan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari persiapan matang dan program latihan intensif yang dijalani para atlet.

“Prestasi sepak takraw Purworejo sebenarnya di luar prediksi. Pada event sebelumnya kami belum pernah menjadi juara pertama.
Hasil ini diperoleh melalui program latihan intensif yang cukup berat dan melelahkan. Namun kerja keras itu terbayar dengan dua medali emas yang berhasil kami bawa pulang,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi tim sepak takraw Purworejo untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat pada Popda Provinsi Jawa Tengah.

Di sisi lain, Pelatih Tim Bola Voli Purworejo, Sugiyanto, mengaku hasil yang diraih tim putra belum sesuai target. Meski demikian, keberhasilan menembus final dan meraih medali perak tetap memastikan langkah mereka ke tingkat provinsi.

“Untuk tim putra memang belum sesuai harapan karena target awal adalah medali emas. Namun kami tetap bersyukur karena berhasil lolos ke Popda Provinsi. Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi agar performa tim semakin baik,” katanya.

Sugiyanto menambahkan, pencapaian tim putri justru melebihi ekspektasi. Sebelum turnamen berlangsung, tim putri diperkirakan hanya mampu meraih medali perak, namun berhasil tampil sebagai juara dan membawa pulang medali emas.

“Selain dipersiapkan untuk Popda Provinsi, sebagian atlet bola voli juga sedang diproyeksikan untuk menghadapi Porprov. Karena itu evaluasi dan program latihan intensif akan terus dilakukan, baik untuk tim putra maupun putri,” jelasnya.

Keberhasilan meraih tiga medali emas dan satu perak pada Popda Kedu 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Kabupaten Purworejo terus menunjukkan perkembangan positif. Kini, para atlet yang lolos ke tingkat provinsi diharapkan mampu kembali mengharumkan nama daerah pada ajang Popda Provinsi Jawa Tengah mendatang. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *