200 Atlet Bertarung di Kejurkab PBSI Cup I 2026, Lahirkan Bibit Juara Purworejo Menuju Kejurprov

GEBANG, Purworejosport.com, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Purworejo terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak atlet-atlet bulutangkis berprestasi melalui pembinaan yang berkelanjutan. Salah satu upaya nyata dilakukan dengan menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis PBSI Cup I Tahun 2026 di GOR Desa Gintungan, Kecamatan Gebang, pada 27–28 Juni 2026.

Kejuaraan yang diikuti lebih dari 200 atlet dari lima klub bulutangkis di Kabupaten Purworejo tersebut resmi ditutup pada Minggu (28/6/2026). Penutupan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, Kepala Dinporapar Purworejo Bangun Erlangga Ibrahim, serta jajaran pengurus olahraga dan tamu undangan lainnya.

Ketua PBSI Kabupaten Purworejo, Muhamad Abdullah, mengatakan Kejurkab merupakan agenda rutin yang digelar dua kali dalam setahun sebagai wadah pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan para atlet.

“Hari ini merupakan penutupan Kejurkab PBSI Cup pertama tahun 2026. Setiap tahun PBSI menggelar Kejurkab sebanyak dua kali, yakni pada pertengahan tahun dan akhir tahun. Ini merupakan seri pertama dan nantinya akan dilanjutkan dengan Kejurkab kedua pada akhir tahun,” ujarnya.

Menurut Abdullah, kejuaraan ini bukan hanya sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi ajang seleksi atlet potensial yang akan dipersiapkan untuk tampil di tingkat yang lebih tinggi.

“Tujuannya memberikan kesempatan kepada para atlet untuk menguji kompetensi sekaligus memacu semangat mereka dalam berlatih dan berkompetisi. Output dari Kejurkab ini, para juara akan kami kirim untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov),” jelasnya.

Ganda putra, salah satu nomor pertandingan di Kejurkab PBSI Cup 2026

Sebanyak 16 nomor dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut. Meliputi kategori tunggal dan ganda putra maupun putri dari berbagai kelompok usia, mulai pra-dini hingga dewasa.

Abdullah menilai hasil Kejurkab tahun ini menunjukkan perkembangan pembinaan yang cukup merata di seluruh klub peserta. Hal itu terlihat dari raihan gelar juara yang tidak didominasi oleh satu klub tertentu.

“Kalau kita lihat, para juara cukup menyebar. Masing-masing klub berhasil melahirkan juara. Ini menjadi indikator bahwa pembinaan di setiap klub berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi agar tidak cepat merasa puas karena tantangan yang lebih besar masih menanti di tingkat provinsi hingga nasional.

“Harapan saya, bagi yang hari ini menjadi juara jangan cepat berpuas diri. Masih banyak event dengan level yang lebih tinggi. Teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh agar mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, mengapresiasi konsistensi PBSI dalam menyelenggarakan Kejurkab sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini dan muda.

Ia berharap Kejurkab PBSI Cup I 2026 menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Purworejo di ajang tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *