PURWOREJO, Purworejosport.com – Minat masyarakat terhadap olahraga panahan di Kabupaten Purworejo menunjukkan tren positif. Sebanyak 170 atlet dari 12 klub panahan ambil bagian dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Panahan Purworejo Seri 2 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan SMPN 23 Purworejo, Rabu–Kamis (14–15 Oktober 2026).
Ajang yang diselenggarakan oleh Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Purworejo ini diikuti atlet dari berbagai kelompok usia. Tingginya jumlah peserta membuat panitia harus menyelenggarakan pertandingan selama dua hari, menyesuaikan kapasitas lokasi yang tersedia.
Sebanyak 12 klub yang berpartisipasi meliputi Puma Archery, Star Archery, Gandewalana Archery Aschool, KUB Archery, Azzam Archery Purworejo, Skamapur Archery, The Last Jannisary, Vynix Archery, Kutoarjo Archery Club, Rafa Archery, Kanamli Archery Club, dan AUP Archery. Para atlet berkompetisi dalam empat divisi, yakni Standar Nasional, Recurve, Compound, dan Barebow.
Pertandingan dibagi berdasarkan jarak 5, 10, 20, 30, 40, hingga 60 meter, dengan kategori usia 10, 13, 15, dan 18 tahun, serta kategori umum dan fun archery.
Peningkatan jumlah peserta menjadi salah satu hal yang menonjol dalam penyelenggaraan Kejurkab Panahan Seri 2 tahun ini. Jika pada penyelenggaraan sebelumnya tercatat 125 peserta, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 170 atlet.
Panitia Kejurkab, Sumarwan, mengatakan bahwa pertumbuhan peserta paling banyak berasal dari kelompok pemula yang mengikuti pertandingan pada jarak 5 dan 10 meter.
“Banyak sekali peningkatannya. Dari 125 di tahun kemarin, sekarang itu 170 anak. Itu kebanyakan dari jarak lima dan sepuluh meter atau pemula, itu yang lebih banyak penambahannya,” ungkap pria yang akrab disapa Mbah Marwan ini.
Dari keseluruhan peserta, tercatat 45 atlet pemula turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Jumlah ini menjadi indikasi meningkatnya ketertarikan anak-anak untuk mengenal dan menekuni olahraga panahan di Kabupaten Purworejo.

Dukungan orang tua juga dinilai turut mendorong perkembangan olahraga ini.
Selain sebagai sarana menyalurkan minat dan bakat, keikutsertaan dalam kejuaraan panahan dapat menjadi pengalaman kompetitif sekaligus menghasilkan piagam atau sertifikat prestasi.
“Karena para orang tua juga sudah tahu, untuk piagam atau sertifikat kejuaraan panahan ini juga bisa untuk mencari sekolah di jenjang yang lebih lanjut,” kata Marwan.
Tak hanya menjadi wadah kompetisi dan pembinaan atlet, Kejurkab Panahan Purworejo Seri 2 juga dimanfaatkan sebagai ajang seleksi atlet yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan di Jepara pada November 2026.
Menurut Mbah Marwan, kejuaraan tingkat provinsi tersebut direncanakan berlangsung pada 15–22 November 2026.
Atlet-atlet yang terpilih diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan kembali menyumbangkan medali bagi Kabupaten Purworejo. Sejumlah jarak yang menjadi andalan untuk meraih prestasi adalah 10, 20, dan 30 meter.
Optimisme tersebut didukung oleh capaian atlet panahan Purworejo sepanjang 2026. Pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Panahan tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026, atlet Purworejo berhasil meraih dua medali emas. Prestasi lainnya juga ditorehkan melalui raihan medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Yunior 2026.
Capaian itu menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi berikutnya sekaligus memperkuat pembinaan atlet di daerah. Dengan meningkatnya jumlah peserta, terutama dari kelompok pemula, Kejurkab Panahan Purworejo Seri 2 diharapkan mampu memperluas basis atlet sejak usia dini.
Pembinaan yang berkelanjutan pun menjadi kunci agar semakin banyak atlet potensial yang dapat berkembang dan mengharumkan nama Kabupaten Purworejo di tingkat provinsi maupun nasional. (Kun)
![]()
