Indonesia Hajar Kazakhstan 3-0, Garuda Pertiwi Tinggal Selangkah Lagi ke Fase Gugur AVC 2026

CHINA, Purworejosport.com, Timnas voli putri Indonesia mengawali kiprah di AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi Kazakhstan di Tianjin,China, pada Sabtu (22/8/2026), Ersandrina Devega dan kawan-kawan tampil tangguh untuk mengamankan kemenangan telak 3-0.

Indonesia harus bekerja keras sejak awal pertandingan. Meski sempat tertinggal dalam beberapa fase permainan, skuad Garuda Pertiwi mampu menunjukkan mentalitas kuat dan keluar sebagai pemenang melalui tiga set dengan skor 25-22, 25-22, dan 25-23.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting Indonesia dalam persaingan Pool B yang dihuni Thailand, Kazakhstan, Australia, dan Indonesia. Kompetisi tahun ini digelar di Tianjin, China, pada 21–30 Agustus 2026.


Indonesia tidak langsung menemukan permainan terbaiknya pada awal set pertama. Penerimaan bola pertama beberapa kali tidak berjalan sempurna sehingga skema serangan Garuda Pertiwi belum berkembang maksimal.
Situasi tersebut dimanfaatkan Kazakhstan untuk mengambil keunggulan. Tim yang diperkuat Tatyana Nikitina dan kawan-kawan sempat memimpin 7-4.

Namun, Indonesia tidak membiarkan lawan mengontrol permainan terlalu lama. Perlahan, pertahanan dan penerimaan bola mulai membaik. Tiga poin beruntun berhasil dikumpulkan Indonesia hingga kedudukan berubah menjadi 8-8.

Momentum tersebut membuat Kazakhstan mengambil time-out pertamanya.Setelah time-out, pertandingan berlangsung semakin sengit. Kazakhstan kembali mencuri dua angka beruntun, tetapi Indonesia mampu merespons dengan permainan yang lebih agresif.

Garuda Pertiwi bahkan berbalik unggul 12-10.
Kazakhstan kembali memberikan perlawanan dan sempat membalikkan kedudukan menjadi 14-13. Akan tetapi, Indonesia tetap tenang pada poin-poin krusial.

Serangan-serangan Indonesia mulai menemukan sasaran, sementara Kazakhstan kesulitan menjaga konsistensi penerimaan. Indonesia akhirnya mengunci set pertama dengan kemenangan 25-22.

Memasuki set kedua, Kazakhstan kembali memberikan tekanan. Indonesia belum sepenuhnya mampu melepaskan diri dari kejaran lawan. Kazakhstan bahkan sempat membangun keunggulan cukup jauh, 15-10.Dalam kondisi tertekan, Indonesia melakukan time-out untuk menghentikan momentum Kazakhstan. Keputusan tersebut terbukti efektif.

Setelah kembali ke lapangan, permainan Indonesia berubah drastis. Tekanan melalui servis mulai menyulitkan Kazakhstan. Salah satu momentum penting datang melalui servis Arsela Nuari yang berkali-kali membuat lini penerimaan Kazakhstan kesulitan mengembangkan serangan.

Dari tertinggal 10-15, Garuda Pertiwi mampu mencetak poin demi poin hingga berbalik unggul 16-15. Kazakhstan pun berusaha mengejar, tetapi Indonesia sudah menemukan ritme permainan terbaiknya. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga akhir set.

Indonesia kembali menang 25-22 dan hanya membutuhkan satu set lagi untuk menyelesaikan pertandingan.

Set ketiga kedua tim silih berganti memimpin. Tidak ada satu pun tim yang mampu menciptakan keunggulan lebih dari dua poin dalam periode panjang. Kazakhstan berusaha memperpanjang pertandingan dengan meningkatkan agresivitas serangan.

Indonesia pun mendapatkan tekanan besar karena setiap kesalahan kecil dapat mengubah momentum. Namun, Ersandrina Devega dan kawan-kawan mampu menjaga ketenangan.

Memasuki fase akhir set, kedua tim terus berkejaran. Indonesia akhirnya mendapatkan match point pada kedudukan 24-23.
Kazakhstan masih memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Akan tetapi, Indonesia berhasil melakukan blok penting pada momen penentuan. Rara pun menjadi aktor utama melalui monster block yang sekaligus mengakhiri pertandingan.

Bola serangan Kazakhstan berhasil dibendung. Poin tersebut memastikan Indonesia menutup set ketiga dengan skor 25-23 sekaligus menyegel kemenangan 3-0. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *