PURWOREJO, Purworejosport.com, Sebanyak 187 atlet dan offisial kontingen Kabupaten Purworejo resmi dikukuhkan. Kegiatan tersebut dalam rangka mempersiapkan cabor-cabor yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memberikan dukungan penuh demi memaksimalkan persiapan para atlet tersebut.
Bentuk dukungan itu meliputi bantuan transport latihan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, perlengkapan latihan lengkap, hingga pembiayaan try out di luar daerah yang seluruhnya ditanggung pemerintah.
Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Muhammad Abdullah, mengatakan total 187 atlet dan pelatih mengikuti babak kualifikasi dari 36 cabang olahraga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 cabang olahraga berhasil lolos dan akan menjadi bagian dari kontingen Purworejo di Porprov Jawa Tengah 2026.
“Total ada 187 atlet dan pelatih yang mengikuti babak kualifikasi Porprov dari 36 cabang olahraga. Dari jumlah itu, akhirnya 26 cabang olahraga berhasil lolos dan masuk dalam kontingen Porprov,” ujar Abdullah saat pengukuhan kontingen di Ganeca Convention Hall Purworejo, Sabtu (9/5/2026).
Ia menjelaskan, para atlet dan pelatih akan menerima bantuan transport latihan selama enam bulan, mulai April hingga September 2026. Besaran bantuan yang diberikan berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp900 ribu per bulan, menyesuaikan prestasi masing-masing cabang olahraga. “Ini bentuk komitmen pemerintah daerah agar atlet bisa fokus menjalani latihan dan persiapan menghadapi Porprov,” katanya.
Tak hanya itu, seluruh atlet, pelatih, dan anggota kontingen juga mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sejak resmi dikukuhkan. Menurut Abdullah, perlindungan tersebut penting untuk memberikan rasa aman selama proses latihan maupun pertandingan berlangsung.
“Kalau terjadi sesuatu saat latihan, semuanya akan di-cover BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu nanti setelah pengukuhan ada sesi khusus sosialisasi terkait pemanfaatan BPJS,” jelasnya.
Selain bantuan transport dan jaminan sosial, para atlet juga memperoleh fasilitas perlengkapan latihan lengkap berupa training pack. Perlengkapan tersebut meliputi topi, kaus, jaket, sepatu, dan berbagai kebutuhan pendukung lainnya. “Lengkap nanti kita sediakan semua training pack untuk semua atlet,” ujarnya.

KONI Purworejo juga memberikan kesempatan kepada seluruh cabang olahraga untuk menjalani try out atau uji tanding di luar daerah. Seluruh biaya kegiatan tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.
“Setiap atlet diberikan kesempatan mengikuti try out di luar kota dan biayanya 100 persen ditanggung pemerintah. Kami ingin persiapan atlet benar-benar maksimal,” kata Abdullah.
Ia optimistis kontingen Purworejo mampu meraih prestasi membanggakan pada Porprov mendatang. Menurutnya, Purworejo memiliki banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional meskipun masih menghadapi keterbatasan fasilitas.
“Meskipun kita masih penuh keterbatasan, kalau ada kemampuan, disiplin, dan kemauan yang kuat, maka prestasi bukan sekadar impian. Prestasi itu bisa menjadi kenyataan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Abdullah juga menyampaikan bahwa tidak seluruh atlet dan pelatih dapat hadir dalam acara pengukuhan. Sebagian atlet diketahui tengah menjalankan tugas negara, sementara lainnya sedang mengikuti pemusatan latihan daerah sebagai persiapan menghadapi kejuaraan nasional.
Sementara itu wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setyobudi juga meberikan dukungan sepenuhnya kepada para atlet yang akan berlaga di even Popda 2026 di Semarang, bulan Oktober mendatang.
Seluruh rangkaian persiapan kontingen Porprov Purworejo dibiayai melalui APBD Kabupaten Purworejo dan turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, termasuk Bank Jateng serta pihak swasta lainnya.
“Kami berharap dukungan penuh dari semua pihak, terutama warga Purworejo. Semoga para atlet mampu mempersembahkan prestasi yang terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Purworejo,” pungkasnya. (Kun)
![]()
