Duel Sengit Semifinal Putri Popda Cabor Tenis Meja, Hasna Paksa Juara Bertahan Kerja Keras

PURWOREJO, Purworejosport.com,  Sebanyak kurang lebih 150 peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK ambil bagian dalam cabang olahraga tenis meja pada ajang Popda 2026. Pertandingan digelar selama dua hari, Selasa dan Rabu (5–6/5/2026) dan dipusatkan di Ganesya Convention Hall lantai 2.

Ketua panitia pelaksana, Sulistiyo menyampaikan bahwa ajang ini menjadi langkah awal dalam menjaring bibit atlet potensial yang diharapkan mampu bersaing di tingkat provinsi. Ia menegaskan, tenis meja menjadi salah satu cabang olahraga yang ditargetkan dapat menyumbang medali pada Popda tingkat Provinsi yang akan berlangsung September mendatang.

“Para juara di event ini belum tentu langsung mewakili kabupaten. Empat besar dari masing-masing jenjang akan kembali diseleksi secara ketat,” jelasnya saat dikonfirmasi di sela pertandingan, Rabu (6/5/2026).

Salah satu laga yang menyita perhatian terjadi pada semifinal putri antara Hasna dari SMPN 32 melawan Diva dari SMPN 3 yang merupakan juara bertahan. Pertandingan berlangsung sengit sejak set pertama.

Hasna tampil percaya diri dengan membuka keunggulan 3-2 dan 5-4, sebelum akhirnya menjauh hingga 10-5 dan menutup set pertama dengan skor 11-6.

Hanya (berjilbab) bikin juara bertahan kerja keras di partai semi final Popda cabor tenis meja

Memasuki set kedua, Hasna kembali menunjukkan dominasi dengan keunggulan 3-2 dan 5-2. Meskipun pertandingan berjalan semakin ketat, Hasna tetap mampu mengamankan set kedua dengan skor 11-8.

Di set ketiga, Hasna tampil semakin agresif. Pukulan spin keras yang dilancarkannya sulit diantisipasi lawan, hingga ia kembali mengunci kemenangan dengan skor 11-6.

Namun, Diva tidak tinggal diam. Pada set keempat, ia bangkit dan memberikan perlawanan sengit. Sempat terjadi kejar-kejaran angka hingga 8-8, tetapi Hasna akhirnya menutup set ini dengan kemenangan tipis 11-9, membuat skor menjadi imbang 2-2.

Set penentuan menjadi titik balik. Hasna yang tampak berada di bawah tekanan tidak mampu mengembangkan permainan terbaiknya. Diva memanfaatkan situasi tersebut dan tampil dominan hingga menutup set kelima dengan skor telak 11-3.

Meski harus mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir 3-2, penampilan Hasna patut diapresiasi. Ia berhasil memberikan perlawanan sengit dan hampir menumbangkan sang juara bertahan dalam pertandingan yang penuh tensi tinggi. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *