Rutin Gelar Donor Darah, Griya Saras Bruno Selalu Lampaui Target, Rahasianya Bikin Salut

BRUNO, Purworejosport.com, Klinik Pratama Rawat Inap Griya Saras, Kecamatan Bruno, kembali menggelar kegiatan bakti sosial donor darah yang rutin dilaksanakan setiap dua bulan sekali. Kegiatan ini terus menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, bahkan kerap melampaui target yang telah ditentukan.

Pemilik Griya Saras, dr. Teguh Pambudi, melalui Rudi menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut terselenggara atas kerja sama dengan PMI Kabupaten Purworejo, Sabtu (25/4/2026).

Para pendonor tidak hanya berasal dari tenaga kesehatan internal Griya Saras, tetapi juga masyarakat umum yang semakin aktif berpartisipasi.

“Tradisi donor darah yang kami gelar secara berkala ini semakin diminati warga. Hal ini terlihat dari jumlah pendonor yang selalu memenuhi, bahkan melebihi target. Termasuk adanya pendonor baru di setiap kegiatan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan kali ini merupakan pelaksanaan ketiga sejak Griya Saras menempati lokasi baru. Program donor darah ini menjadi bentuk nyata kontribusi sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat sekitar.

Klinik Rawat Inap Griya Husada Bruno

Adapun syarat bagi pendonor di antaranya sehat jasmani dan rohani, berusia minimal 17 tahun (maksimal 60 tahun untuk pendonor pertama), berat badan minimal 45 kilogram, serta memenuhi standar tekanan darah dan kadar hemoglobin.

Selain itu, pendonor tidak boleh dalam kondisi hamil, sedang mengonsumsi obat-obatan, atau dalam masa tertentu setelah menyusui.

“Semua persyaratan wajib dipatuhi. Meskipun sudah mengantre, jika tidak memenuhi syarat, petugas PMI tidak akan mengambil darah demi menjaga keselamatan bersama,” tegasnya.

Pada kegiatan kali ini, target awal ditetapkan sebanyak 30 kantong darah. Namun, seperti pelaksanaan sebelumnya, jumlah tersebut diperkirakan akan terlampaui hingga mencapai sekitar 40 kantong.

“Kami berharap program ini terus memberikan manfaat besar bagi kemanusiaan. Ke depan, kegiatan ini akan terus kami lakukan secara rutin agar kebutuhan darah di rumah sakit dapat terpenuhi kapan pun diperlukan,” pungkas dr. Teguh. (Kun)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *